Langsung ke konten utama

Migratoria (Subang-Yogyakarta)


Migratoria. Yap, ini merupakan nama dari sebuah event Mahasiswa Proteksi Tanaman edisi liburan yang dikemas dalam bentuk fieldtrip. Tujuannya tentu saja menambah wawasan mahasiswa Proteksi Tanaman dengan mengunjungi balai-balai penelitian serta tempat-tempat terkait dengan PTN. For your information nih, Migratoria adalah istilah dari PTN banget yaitu dari serangga belalang yang berpindah alias seperti migrasi. Jadi ya artiin sendiri aja kali ya, kalo Migratoria berarti?. Bukan minggat loh ya hehehe *apasi garing
Perjalanan Migratoria kali ini berlangsung pada bulan Januari 2017 tepatnya tanggal 17-20. Adapun beberapa tempat yang kami kunjungi adalah Balai Besar Peramalan OPT, BB Padi, Sabisa Farm, Mutiara Organik Magelang, Agrowisata Salak, Malioboro, Parang Tritis.
Kami berangkat sebelum subuh dengan meeting point di ATM center kalo gasalah, Alhamdulillah satu bus sama ciwi ciwi squad cobat main bareng. Aku duduk paling depan, tapi ngga dibelakang supir bersama Ariska, yang dibelakang supir itu Eni dan Annisa. Dibelakang ada Mega dan Fatimah. Kami mampir di jalan untuk sholat subuhnya.
***
Tempat pertama yang dikunjungi adalah BBPOPT. Disini, kami disambut dengan hangat dan diberi wawasan yang sangat luar biasa. Selanjutnya mengunjungi lab-lab yang terdapat di BBPOPT. Sayangnya sih, karena memang peserta migratoria jumlahnya banyak jadi harus dibagi dalam beberapa kelompok kunjungan Lab. Tidak semua Lab dapat dikunjungi. Ohiya, lupa juga pastinya gimana yang jelas saya duduknya sebelahan sama Bu Titik pas di Bus. Hehe. Ibu sangat ramah sekali dan tentunya candaan nya membuat saya tertawa. Tapi ketika di BB Padi, Ibu sudah tidak bersama saya lagi. Ibu harus ke Bogor. Huhu
BB Padi . yap... disini kita juga disambut dan diberi pengetahuan terkait di BBPadi. Sama seperti di BBPOPT kami juga menikmati tour di BB Padi mengunjungi Lab dan beberapa tempat lainnya.


***
Perjalanan terus berlanjut.
BUS 1 memang tidak terlalu rame, paling ya menikmati masing-masing atau beberapa kelompok. Beberapa kali kami singgah di tempat makan, tentu saja charging energi hehe. Cerita tentang keseruan di Bus adalah mendengar dan karaokean lagunya Wali yang liriknya itu “ Ada gajah dibalik batu” pokoknya itu berkesan.
***
Sebenarnya rada lupa sih pas di kawasan Jawa Tengah mengunjungi lokasi apa secara berurutan. Ini diceritain seingetnya aja ya hehe.
First of all adalah Mutiara Organik yang berlokasi di Magelang. Kami mengunjungi kelompok tani yang keren deh pokoknya. Touring ke beberapa lahan yang sangat terawat. Disini pertama kalinya mencicipi bit gula. Rasanya manis gimana gitu. Efeknya bisa membuat bibir merah merona. Selepas dari Magelang melanjutkan kembali perjalanan menuju Yogyakarta. Sebelum sampai ke penginapan kami mampir ke toko ole-oleh gitu, Bakpia dan free time di Malioboro.
Sayang sekali, free time nya terasa begitu singkat. Padahal selagi di Yogya sejujurnya janjian ama temen SMA yang sudah lama tak bersua. Tapi apa mau dikata. Ga ketemu. Huffttt. Bisa jadi ini adalah efek bus yang muter muter gajelas buat nemuin parkiran. Kan sedih. Di Malioboro gabanyak yang bisa dilakukan saat itu. Cuaca sedang gerimis manja. Berjalan kaki hingga titik 0 KM. Kemudian foto dan balik lagi sambil mampir sekedar liat-liat dan jajan-jajan. Kemudian ke penginapan. Akhirnya... menemukan kasur hehe. Maklum, tidurnya di Bus terus. Di penginapan ini saya satu kamar dengan fatimah, atun dan Mega.
***
Keesokan harinya




Hari ini adalah kunjungan ke Sabisa Farm. Anak IPB pasti familiar banget. Yap, Usaha yang lebih terkenal dengan Buah Naga nya ini adalah salah satu usaha yang dibangun oleh alumni IPB, Bapak Gun Soetopo. Ilmu kewirausahaan yang disampaikan Bapak sangat memotivasi sekali. Suatu hari nanti saya juga akan punya usaha pertanian pak, di daerah saya. Aamiin.
Selepas dari Sabisa Farm kami langsung cus ke Agrowisata Salak. Serius deh, puas banget disini. Puas banget makan salak yang langsung fresh from the tree *eh bener ga ya maksudnya ini. Semoga paham ya. Satu hal yang ga boleh dilupakan adalah perjalanan dengan mobil yang buka belakang (*namanya apa ya) dengan menggoda mas-mas supir di mobil belakang. Yaampun nesh. Ya Allah maafkan hambamu ini yang ga kontrol wkwk.
***

Awalnya di list perjalanan terakhir adalah pantai Indrajanti. Namun karena berbagai pertimbangan waktu dan lainnya (mungkin) akhirnya pantai yang kami kunjungi adalah Parang Tritis.Pantai ini berpasir hitam. Sampai di lokasi ini lumayan pas, bisa menikmati indahnya sunset. Hahhh, thats why I love vitamin SEA. Selalu indah menikmati sunset. Cekrak-cekrek.. lelah dan pulang. Balik Bogor lagi, rindu Bogor hha. Singkat banget ya? Wkwkw. Banyak lupanya dan bingung mau nulis apalagi. Thank you for reading!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Graduation Day! part 1

Terjawab sudah pertanyaan kapan yang satu ini. Yap, “kapan wisuda?” Setelah beberapa kali melewati rabu, finally its my turn! I get my wednesday for my bachelor graduation J . fyi : graduation day in IPB is alway on wednesday.

Fistokers and 'I'

Holaaa… Sudah lama tak bercerita. Sebenarnya ada banyak hal yang ingin kubagikan, terutama challenge #ourstory yang menjadi kewajiban akhir bulan #septemberceria yang sampai detik ini belum ada ditulis satu huruf pun. Kali ini aku ingin menghapus satu list cerita yang sudah lama ingin dipublish. Sebelum lupa, selagi Ia masih menari-nari dimemori, baiklah senja ini kutulis sebuah cerita ditemani rintik hujan dan lantunan ayat suci dari duo teman yang akhirnya memutuskan memperpanjang masa menginap sebelum cus keperdepokan lagi (Oiya, I’m in my period *gapenting sih ini wkwk) Maret 2017 Sesuai judul, ini adalah kisah ku Bersama para fistokers ples ples sih. Kenapa? Karena beberapanya tentang pure blood fistokers dan para pendatang like me. Fistokers adalah sebutan buat sodara seperjuangan naks 50 PTN yang berdomisili di Laboratorium Fisiologi dan toksikologi tumbuhan. Posisi Lab ini kalau di Departemen Proteksi Tanaman ada di lantai 2 dari node PTN tinggal naik t...

25+ Story

  Cilandak, Pasar Minggu.  Hai diaryku.. Akhirnya tiba dipenghujung September ya. Alhamdulillah.  Tulisan ini terlahir dari sebuah janjiku kepada diri sendiri untuk mengabadikan September ke-26. Oemji!!! 26 ! Really? Hahaha lebay ya. skip. Oke niat tulisan kali ini adalah "mengabadikan kenangan" yang tentu saja mengalir bersamanya syukur yg teramat dalam bisa melangkah sampai titik ini, syukur dan terima kasih untuk orang-orang yang setia mencurahkan sayangnya kepadaku. Pede aja yekan. Setelah postingan tentang ulang tahun di usia 17 diawal blog ini, 26 adalah sesi keduanya yang menurutku penting. Oiya, malam ini hujan turun, pas banget deh nulisnya sambil berlinang airmata. Eh bohong deng, maksudnya pas banget suasananya damai. Balik ke inti paragraf kedua ini, jadi kenapa aku menggolongkan penting untuk 17 dan 26 karena keduanya adalah masa dimana akan menyambut banyak pergejolakan dan tantangan hidup yang dihadapi kedepannnya. 17 usia melepas masa remaja, dan 26 baru s...